April 25, 2024

Puncak Pesta Perak Paroki

Setelah melewati rangkaian ragam kegiatan dan acara, Paroki Minomartani yang genap berusia 25 tahun tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2023 merayakan puncak pesta peraknya dengan Misa Syukur dan pesta rakyat bagi umatnya pada Minggu 6 Agustus 2023.

Misa Syukur 25th Paroki Minomartani

Bertempat di Gereja St Petrus & Paulus Minomartani yang merupakan salah satu dari dua gereja yang terdapat di Paroki ini.

Misa Syukur
Romo MC Sadana MSF

Misa syukur secara konselebrasi dengan selebran utama Vikaris Episkopal  Kevikepan Yogyakarta Timur Romo Adrianus Maradiyo, Pr, beserta Romo Kepala Paroki Minomartani Marcus Crisinus Sadana Hadiwardaya MSF, Provinsial MSF Regio Jawa Romo Simon Petrus Sumargo MSF, Rektor Skolastikat  Romo Aloysius Yuli Dwianto MSF,

Romo Paroki Minomartani periode 2018-2022 Antonius Gunardi MSF, Putra Paroki Minomartani Romo Edwin Nur Istanto MSF, dan Vikaris Parokial Minomartani Romo Fransiscus Anggras Prijatno MSF.

Misa diawali dengan perarakan, para penari di depan di ikuti para putra altar dan pembawa panji/vandel berpakaian adat nusantara

dari 27 lingkungan, 8 wilayah dan kategorial yang ada di Paroki ini kemudian prodiakon petugas liturgi dan para imam tanda penggembalaan mengiringi dari belakang.

Romo Anggras MSF dan Romo Anton MSF

 Di altar gereja telah berhias dengan bunga, dedaunan dan buah buahan sebagai simbol kehidupan dari hasil bumi di Paroki Minomartani yang masuk dalam desa Minomartani, Wedomartani dan Condongcatur.

Sebelum misa syukur di mulai, Romo Sadana MSF mengawali dengan sekilas memperkenalkan para Romo selebran yang akan melayani misa pada pagi yang meriah tersebut sebagai puncak rasa syukur atas 25 tahun paroki ini dan rasa syukur telah dilaluinya rangkaian kegiatan dan acara jelang pesta perak tsb.

Romo Vikep Maradiyo Pr dalam homilinya yang secara lengkap mendeskripsikan tentang Paroki Minomartani, geografis, data umat dan harapan beliau akan perkembangan gereja di bawah spiritualitas St Petrus & Paulus dan mendukung spirit “Menjadi Rasul Masa kini”

Misa syukur diiringi dengan lantunan koor paroki yang terdiri dari koor anak, remaja dan OMK yang telah mempersiapkan secara khusus untuk dapat tampil dan melayani dengan baik.

Di akhir ekaristi suci ketua panitia yang juga wakil dewan paroki Tarsisius Sarkim memberi sambutan dan mengutarakan bahwa acara berlanjut pada pesta rakyat dihalaman gereja.

Persembahan yang salah satunya berupa tumpeng menjadi sarana pada acara pemotongan tumpeng yang diberikan kepada generasi muda kita dari anak, remaja kemudian OMK (orang Muda Katolik).

 

Puncak Acara

Di halaman gereja yang telah terpasang tenda dan panggung telah siap untuk pesta meriah semarak ulang tahun seperempat abad.

Makan bersama dengan sajian yang telah disiapkan dari lingkungan masing masing dengan menu yang sama menjadikan para umat yang hadir menjadi guyub rukun dalam kebersamaan menikmati sarapan pagi di hari bersejarah tersebut.

Panggung gembira di ramaikan dengan penampilan dari lingkungan, wilayah dan tamu acara. Tarian modern dari berbagai etnik, Tai chi, mini sendratari penggalan Ramayana, Group Angklung, penampilan dari PIA, PIR, OMK bahkan dari lintas agama group vocal Hadrah dari desa Plosokuning menarik perhatian hampir semua para hadirin.

Perjalanan dari sebuah kring sampai menjadi sebuah paroki hingga menginjak usia 25 tahun perlu suatu perjuangan dari pendahulu pendahulu kita yang sebagian masih dapat menyaksikan hasil doa dan karya mereka.

Paroki yang berpelindung pada St Petrus & Paulus ini mempunyai sejarah tersendiri baik pembangunan fisik kedua gereja yaitu St Petrus & Paulus serta St Yusup Pekerja di condongcatur maupun perkembangan rohani dengan bertambahnya dan berkembangnya umat di Paroki Minomartani.

Sejarah dan spiritualitas St Petrus & Paulus yang menjadi arah tujuan Paroki Minomartani ini yang menjadikan sebuah tema “Menjadi Rasul Masa Kini” dituangkan dalam dua bentuk karya yaitu berupa buku dan film dokumenter.

Buku yang berjudul Refleksi Sejarah, Menegaskan Arah  disusun oleh Tim Buku Kenangan yang terdiri dari para jurnalis, penulis dan beberapa fasilitator. Launching buku kenangan tersebut yang mana buku diserahkan koordinator Ag. Prih Adiartanto kepada Romo Kepala Paroki Minomartani Marcus Crisinus Sadana Hadiwardaya MSF. Selanjutnya buku perdana cetak tersebut diberikan sebagai kenangan kepada para pastor yang hadir pada acara besar di jelang siang waktu Minomartani.

Film dokumenter dibuat oleh Tim Dokumenter Paroki melibatkan pula para profesional di bidangnya khususnya pada pengambilan audio, video, editing dsb. Penayangan dokumenter perdana secara audio visual di sela pentas seni yang sedang berlangsung.

Video berupa sejarah singkat terbentuknya Paroki Minomartani, perjuangan pembangunan kedua gereja baik fisik maupun rohani, wawancara dengan para romo yang pernah berkarya di Paroki Minomartani, kemudian spiritualitas pelindung paroki St Petrus & Paulus seperti yang telah dicetuskan oleh Romo MC Sadana MSF.

Acara puncak dengan pemberkatan gunungan hasil bumi dan makanan ringan sebelum di serahkan untuk diambil para hadirin baik anak anak maupun orang tua yang hadir di acara tersebut, diberkati oleh Romo SP Sumargo MSF.

Pesta kita di akhiri dengan joged dan dendang meriah para romo dan umat serta tamu tamu yang hadir di iringi oleh band anak OMK membuat suasana menjadi lebih bergembira atas rasa syukur dan bahagia, kegiatan demi kegiatan,  acara demi acara berlangsung dengan lancar.

Selamat sukses para panitia yang sebagian besar adalah anggota dewan paroki didukung para ketua lingkungan dan tim pendukung yang melengkapinya.  Syukur puji Tuhan semua telah terlalui.

 Tentunya dalam doa   Allah Bapa memberkati, Yesus Kristus mengajari dan Roh Kudus menyertai…. Amin

Proficiat Paroki Minomartani kita lanjut untuk menjadi rasul rasul di masa kini

 

 

Paroki Minomartani