April 25, 2024

Sakramen Tobat, Makna dan Tata Cara

 Sakramen Tobat atau bisa juga disebut sebagai Sakramen Pengakuan Dosa adalah salah satu dari tujuh sakramen dalam Gereja Katolik. Dalam sakramen ini, umat yang melakukan pengakuan dosa akan menerima rahmat pengampunan dari Tuhan yang Maha Rahim.
 
Tata cara pengakuan dosa dalam agama Katolik  :
Sebelum memasuki bilik pengakuan dosa sebaiknya berdoa mohon tuntunan dari Roh Kudus kemudian memeriksa batin, menyadari dosa dosa yang telah diperbuat dan bisa dicatat. Menyesali segala dosa yang telah diperbuat.
Urutan Pengakuan Dosa
  • Masuk ke ruang pengakuan lalu berlutut atau duduk di depan Imam  (menyesuaikan tempat), berlutut simbol kerendahan hati.
  • Di hadapan Imam/Pastor/Romo ” Berkatilah saya orang berdosa, ini pengakuan saya yang kesekian kali, dosa saya adalah …….”
  • Nyatakanlah penyesalan dan mohon ampun
  • Mendengarkan nasihat dan penitensi/denda yang harus dilaksanakan
  • Daraskan doa tobat “Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang Maha Pengasih dan Maha Baik bagiku. Aku benci akan segala dosaku, dan aku berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi.
  • Pastor memberikan pengampunan
  • Ucapkanlah terima kasih
  • Doakan penitensi atau denda dosa setelah keluar dari ruang pengakuan.
Pelayanan sakramen tobat bagi lansia di Lingk Agustinus oleh Romo Anggras MSF

Cara pengakuan dosa diatas dilakukan jika situasi normal pada umat umum yang tidak berkendala. Bagi umat yang sakit, lansia atau terbatas pergerakkannya, mendapatkan perlakuan khusus sehingga pelayanan sakramen tobat dilayani oleh Pastor/Romo dengan mendatangi ke tempat tinggal mereka,

seperti yang telah dilaksanakan oleh Paroki Minomartani dari tanggal 11-14 Desember 2023, di masa adven jelang Natal ini.

Kunjungan lansia oleh Romo Anggras MSF

  Reported by Komsos Minomartani
Paroki Minomartani