June 25, 2024

Bedah Rumah Mbah Jalal (1): Yang Terlupakan di Sekitar Kita

Rencana Tuhan itu indah. Tidak terduga sulit ditebak, tapi di ujungnya ada berkat melimpah bagi kita. Seperti itu pula nuansa yang kental dirasakan dalam aksi sosial bedah total rumah Mbah Jalal (82 tahun), atau lengkapnya Aloysius Jalal Suprapto, umat di Lingkungan Santo Vincentius de Paul, Wilayah Filipi.

Kondisi rumah Mbah Jalal sebelum dibedah

Sebagai penyandang keluarga pra-sejahtera, tidaklah sulit menemukan rumah Mbah Jalal yang terletak di Jalan Lele IV, Perumnas Minomartani, Sleman. Salah satu penunjuk yang cukup mencolok adalah striker ukuran 20 cm X 50 cm bertuliskan “KELURGA MISKIN” yang ditempelkan di kaca jendela depan rumah.

Striker yang dari sisi letak, ukuran dan bentuknya sangat eye catching ini selalu mudah terbaca siapa saja yang lewat. Tidak sedikit yang menimbulkan tanya, “Kok keluarga di Perumnas yang masih ada ya yang dikategorikan sebagai miskin?” Atau, “Kok keluarga ini mau-maunya menempelkan striker ‘KELUARGA MISKIN’ ukuran besar lagi di depan rumahnya? Apa tidak malu!”

Kondisi rumah Mbah Jalal sebelum dibedah

Ternyata, striker ini bukan sengaja ditempelkan oleh Mbah Jalal, tapi Pemerintah Kabupaten Sleman yang mengharuskannya setelah Mbah Jalal dikategorikan sebagai keluarga prasejahtera (mikin), dan kemudian mendapat bantuan seperti pembangunan jamban, jatah beras miskin, dan juga uang jaminan hidup. “Pokoknya dibilang (oleh petugas dari Pemkab Sleman) tidak boleh dicopot, biar nanti kalau ada petugas yang ingin survey gampang nyari rumahnya,” ujar Mbah Jalal ketika ditanya soal striker ini.

Sebagai duda yang hidup tanpa penghasilan, Mbah Jalal selalu mendapat perhatian dari umat Lingkungan Santo Vincentius de Paul (sebelumnya Lingkungan Santa Dorothea). Lingkungan pernah membangun kamar tidur tambahan, karena rumah tiper 15 ini aslinya hanya satu terdiri dari satu kamar saja. Pemberdayaan sosial ekonomipun pernah dilakukan dengan membuatkan warung kelontong, namun sayangnya usaha ini hanya bertahan setahun lebih. Dan yang terakhir Lingkungan mengupayakan pengadaan kartu BPJS untuk Mbah Jalal. (sdr)

Berita Lanjutan: [Bedah Rumah Mbah Jalal (2): Rencana Tuhan Selalu Indah]

Paroki Minomartani