June 24, 2024

Cerpen Renungan: Butuh Proses

[Parokiminomartani] –  Tinul setiap kali selesai masak, air sisa untung mencuci beras atau juga mencuci ikan dan daging selalu dipakai untuk menyirami tanaman ” ini air pupuk alami yang akan menyuburkan kamu …biar bisa berbungan indah terus memberikan buah yang manis-manis…” omong Tinul pada tanaman bunga dan buah yang disiraminya.

Dul yang datang membawakan kopi untuk Tinul langsung berkomentar ” yang butuh air itu bukan hanya tanaman bunga itu Nul… ini kopi kamu..”

Tinul :” waah makasih banyak Dul … bisa menikmati kopi sambil melihat bunga-bunga yang mulai mekar ya Dul “.

Dul :” emang kamu lihat Nul bunga-bunga itu kapan mulai mekar… terus mana yang masih proses bergerak mekar Nul…”.

Tinul :” ya ga tahu Dul… tahu-tahunya ya sudah pada mekar sepertu itu… prosesnya ya ga pernah tahu …emang kamu tahu”.

Dul :” ya ga tahu lah Nul… tahuku ya pagi-pagi sudah ada yang mekar padahal malam sebelumnya belum ada yang mekar…”

Tinul :” berarti mekarnya itu pelan-pelan banget sampai ga kelihatan proses mekarnya tahu-tahu sudah jadi seperti sekarang kita lihat ini…. sabar dan setia bener bunga itu ya Dul… meski prosesnya lambat banget”.

Dul :” ya jelas sabar dan setia Nul kalau ga gitu ya ga jadi mekar…. coba kalau kita manusia itu belajar dari bunga ya Nul …sebab kalau kita ini sabar dan tekun pasti akan memberikan hasil yang mengembirakan, sedang kalau kita setia dan ikhlas pasti kan memberikan rasa damai dalam hati kita … cuma sekarang ini maunya serba instant…. celup air panas sudah jadi mie rasa soto…piye “.

Tinul :” aku mau itu Dul… mie instant rasa soto… enak itu Dul… aku mau”.

Dul :” woooooo… lha iki ngomongke proses je malah nangkepe mie instant…. wis ini diminum kopinya biar ga tet….tot…”.

Tinul :” tenan enak lho Dul…”.

Dul :” iya enak Nul…tapi aku dibuatkan ya kalau kamu masak…”

Tinup :” siiap….”

Met pagi…..semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Sabtu, 30 Maret 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani