April 25, 2024

Cerpen Renungan: Dibalik Kedukaan Ada Harapan

[Parokiminomartani] –  Tinul yang baru saja masuk dapur langsung menghampiri si Dul yang sudah sejak tadi berada di dapur untuk menyiapakan sarapan hati ini ” maaf ya Dul… aku terlambat bangun … sory…” pinta Tinul pada si Dul

Dul :” santai wae Nul… kan aku juga sering bangun terlambat tahu-tahu sudah siap semua di atas meja…”.

Tinul :” lha semalem tidurnya terlambat je “.

Dul :” gara-gara ngobrol sama mbakyu Darmi ya”.

Tinul :” iya je Dul… tumben tumbenan dia itu datang ke rumah bahkan malam-malam…. karena biasanya kalau mau ngobrol itu pas siang warung mau tutup itu lho “.

Dul :” lha iya Nul… aku juga heran kok malam-malam datang ke rumah… tapi kamu ga ngosip tho sama mbakyu Darmi”.

Tinul :” ora ya Dul… mbakyu Darmi itu tadi malam ngantar pesananku… terus ya dengan cerita dia … ternyata mbakyu Darmi itu setelah warung tutup dia itu masih melanjutkan jualan di pasar…”.

Dul :” weeeeh masih kurang jualan di rumah”.

Tinul :” bukan masih kurang Dul… tapi emang dia harus membiayai adiknya yang sakit “.

Dul :” pantas kalau siang sampai sore rumahnya selalu tutup Nul”

Tinul :” ya itulah Dul… dia itu sudah tidak lagi ngrasakke yang namanya susah atau senang … dia jalani aja dia yakin bahwa dibalik usahanya selama ini pasti akan ada hasilnya seberapa pun besarnya…”.

Dul :” bener mbakyu Darmi itu Nul… karena selalu akan ada senyuman di balik kesedihan dan selalu akan ada harapan dibalik  kedukaan, kita tidak bisa hanya memilih senyuman tanpa kesedihan, kita juga tidak bisa memilih harapan tanpa kedukaan semuanya menjadi satu bagian utuh yang harus kita terima dengan keikhlasan hati kita….”.

Tinul :”… ya itu Dul… harus dengan keikhlasan hati kalau mau merasakan syukur itu…”.

Dul :” tapi kalau kamu tidak segera pegang pengorengan dan nyalakan kompor… hmmmm… pagi ini tidak akan utuh Nul…”.

Tinul :” lha kenapa “.

Dul :” lha nasi gorengnya tidak ada kalau tidak segera kamu masak… keburu lapar ini Nul…”.

Tinul :” sory… sory….”

Met pagi… semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Minggu, 27 Januari 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani