April 25, 2024

Cerpen Renungan: Jangan Memutuskan Sesuatu Tanpa Dasar yang Pasti

[Parokiminomartani.com] – Si Dul sibuk membongkar bongkar kayu-kayu yang sudah tertata rapi  … mencari suara katak yang semalam mengusik tidurnya. Gara-gara suara katak itu Si Dul tidak dapat tidur dengan nyenyak. “Waaah kamu itu cari apa Dul … sampai kayu-kayu yang sudah ditata kamu bongkar-bongkar,” ujar Gombloh yang lihat si Dul sibuk membongkar kayu-kayu.

Dul: “Cari katak yang semalam itu bunyi terus je … nganggu turu.”

Gombloh: “Ooooooo … alah Dul … Dul tak kiro mergo opo kok sampai bongkar-bongkar seperti itu … nanti harus dikembalikan lagi lho … kalau ketahuan Tinul bisa kena semprot.”

Dul: “Pasti aku kembalikan Mbloh.”

Gombloh: “Emang sudah ketemu kayaknya?”

Dul: “Hhhhhhhh … belum je … padahal sudah aku bongkar dan bolak balik kayunya.”

Gombloh: “Kamu yakin Dul kalau itu suara katak? Jangan-jangan suara binatang lain.”

Dul: “Yakin aku Mbloh itu suara katak yang biasa sembunyi di balik batu-batu atau kayu.”

Gombloh: “Memang kamu pernah dengar suara katak yang sembunyi di balik batu atau kayu itu … kok aku belum pernah dengar suaranya seperti apa.”

Dul: “Belum pernah dengar sih suaranya katak yang sembunyi di balik batu itu seperti apa.”

Gombloh: “Weleh … weleh … Dul … Dul … belum tahu kok yakin kalau suara katak … jangan-jangan suara binatang lain … jangan mudah menyimpulkan hal-hal yang belum tahu pasti apalagi membuat keputusan atau tindakan hanya dari sesuatu yang belum pasti … jadinya berantakan seperti kayu-kayu itu.”

Dul: “Tapi bener lho Mbloh suaranya seperti suara katak … sama seperti suara mbakyu Prenjak yang mirip suara Meice.”

Gombloh: “Itu namanya tidak asli Dul … hanya mirip.”

Dul: “Biar mirip tapi cukup melegakan ya Mbloh … hhhhhhhhh.”

Gombloh: “Mboh … met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Minomartani, Selasa, 24 Juli 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani