June 25, 2024

Cerpen Renungan: Jangan Remehkan Hal Kecil

[Parokiminomartani] – Gombloh pagi-pagi sudah disibukkan dengan sepatu yang mau dipakainya, beberapa kali dia pakai kemudian dilepas, dipakai kemudian dilepas lagi… sampai berkali-kali. “kamu itu kenapa tho Mbloh…pakai sepatu saja kok ributnya seperti itu…pakai lepas…pakai lepas…” tanya si Dul

Gombloh yang masih gelisah menjawab tanpa memperhatikan si Dul : “bentar tho Dul … hmmmmm … piye tho iki…”.

Dul yang ikut penasaran mendekati :” kalau ora pas atau ga cocok dengan celananya ya pakai sepatu lain tho Mbloh….kan tidak hanya satu sepatumu…”.

Gombloh :” bukan ga cocok….”.

Dul langsung menyahut :” lha kenapa…wis tho bilang aja sepatu mana yang mau dipakai tak ambilkan Mbloh…”.

Gombloh :” heeeeeh… ini bukan masalah ga cocok Dul…tapi masalah kerikil di dalam sepatu…dari tadi tak cari ga ketemu…tapi kalau dipakai terasa sekali…piye jal..”.

Dul :” sudah dibalik sepatunya sambil digoyang-goyang Mbloh…”.

Gombloh :” jsudah berkali-kali ya…”.

Dul :” kalau sudah ga ada dan kamu masih terasa ada kerikilnya…jangan-jangan telapak kakimu yang ga beres Mbloh….”.

Gombloh :” ga beres gimana…”.

Dul sedikit menerangkan :” bisa jadi di telapak kakimu ada timbul daging atau tulang…orang jawa mengatakan kutil “.

Gombloh sambil mecucuk :” ga mungkin ya…lha kakiku tak jaga kebersihannya je…tapi kok lho … masih ada tho…..”.

Dul :” hhhhhh….kerikil kecil aja bisa membuat seluruh badanmu terasa ga nyaman, pikiran kacau dan hati gelisah ya Mbloh…sini tak lihat telapak kakimu….”

Gombloh :” ini….bersih tho….”.

Dul :” coba lihat kaos kakinya Mbloh….wooooo…lha ini penyebabnya…” sambil si Dul menunjukkan gulungan benang yang sudah mengeras seperti kerikil…

Gombloh :” walaaaah….sontoloyo tenan….”.

Dul :” makanya jangan anggap sepele hal-hal yang kecil Mbloh….meski kebaikan itu kecil dan sederhana kalau itu pada saat dan keadaan yang tepat pasti akan memberikan hasil yang dapat dirasakan dan memberikan banyak pengaruh di sekitar…jadi jangan pernah berhenti melakukan kebaikan Mbloh….”.

Gombloh :” pasti itu Dul….”.

Dul :” kalau gitu minta uang Mbloh….kopinya mau habis je…sekecil apapun cangkir kopi tubruk itu besar pengaruhnya lho Mbloh..”.

Gombloh :” pengaruhnya…njaluk dhuwit…”

Met pagi….semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Sabtu, 24 Agustus 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani