April 25, 2024

Cerpen Renungan: Kehadiranku dan Manfaat Bagi Sesama dan Lingkungan Sekitar

[Parokiminomartani.com] – Pagi-pagi setelah mandi Gombloh seperti biasa langsung duduk di kursi teras depan sambil baca koran tanpa melihat keadaan sekitar. “Enak ya Mbloh bangun bagi … mandi terus baca koran sambil nunggu kopi tubruk datang ya,” sapa Tinul.

Gombloh: “Hhhhhhh … iya Nul … lha piye maneh … mumpung pikirannya masih segar jadi diisi dengan informasi yang baru.”

Tinul: “Kalau sudah dapat info yang baru terus mau ngapain Mbloh?”

Gombloh: “Ya berarti kita menjadi tidak ketinggalan jaman, tidak ketinggalan berita dan kita menjadi orang yang selalu mengikuti perkembangan yang terjadi.”

Tinul: “Kalau sudah mengikuti perkembangan yang terjadi dan tahu semua info baru tadi itu terus kamu mau apa?”

Gombloh: “Ya menjadikan diri sebagai orang yang mampu berkembang sesuai dengan perkembangan jaman, ya paling tidak aku tidak menjadi katroklah … kelakuan ketinggalan informasi.”

Tinul: “Lha kamu baca koran itu saja sudah ketinggalan informasi kok … wartawannya dan nyetak koran lebih tahu dulu.”

Gomboh: “Hhhhhhhh … iya ya Nul … tapi minimal aku lebih tahu dulu dari pada kamu.”

Tinul: “Aku tidak perlu tahu tentang berita di luaran sana … yang aku perlukan adalah saat ini aku bisa berguna bagi orang di sekitarku dan lingkunganku … kita kadang merasa hidup kita lebih berarti bagi banyak orang tetapi yang sungguh merasakan kehadiran kita adalah orang yang ada disamping dan sekitar kita.”

Gombloh: “Jadi keberadaan ku sekarang jadi berarti yang Nul.”

Tinul: “Belum berarti apa-apa Mbloh … kecuali kamu sekarang mau menyapu lantai teras ini dan  halaman depan itu,” sambil Tinul memberikan sapu pada Gombloh.

Gombloh: “Oooooooalah Nul … Nul … arep nyuruh nyapu aja kok ndadak pakai diskusi …. Met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Minomartani, Jumat, 20 Juli 2018, Romo Andita)

Keterangan foto: Pulau Padar, Labuhan Bajo, Flores, NTT (dari akun FB Good Morning Indonesia)

Paroki Minomartani