April 22, 2024

Cerpen Renungan: Keputusan Diri Pribadi

[Parokiminomartani] –  Meski sudah kelewat hari Si Dul masih asyik duduk depan tv yang sebenarnya tidak diperhatikan tetapi hanya menemani waktu yang terus lewat berjalan. Diam dan hanya memegang raket nyamuk, itu yang dilakukan Si Dul. ” masih terlalu pagi Dul kalau mau main bukutangkis…” sapa Tinul yang keluar untuk mengambil minum…

Dul melihat Tinul sambil tersenyum ” hhhhh…kalau mau main bulutangkis sama nyamuk ya jam segini Nul …nyamuk lagi pada bangun tidur…kayak…”.

Tinul langsung menyahut :” kayak aku maksudmu…..”

Dul :” ga ya Nul….masak nyamuk besarnya segitu Nul…”.

Tinul :” lha kamu itu kenapa je Dul…kok belum tidur…aku saja sudah bangun dua kali lho…”.

Dul :” ini yang namanya tirakat Nul…mati raga dengan tidak tidur sebelum hari berganti…”.

Tinul :” ngilmu apa lagi itu Dul…”.

Dul sambil tertawa :” hahahaha…ya ngilmu ora iso turu Nul…”.

Tinul :” lha emang kenapa Dul…”.

Dul :” serius ya Nul….”.

Tinul :” iya serius Dul…kenapa”.

Dul :” ga tahu Nul….rasanya apa saja yang aku lakukan itu serba salah je Nul….”.

Tinul :” hhhhh…aku pikir malah sebaliknya Dul…kapan kita itu akan merasa yang kita lakukan benar Dul …..”.

Dul :” lha yo mboh Nul…makane serba salah je…jadi males mau apa-apa”.

Tinul :”hhhhh…ya ga mudah Dul…tapi bagi aku…jika kita ingin menjadi seseorang, atau kita ingin  menuju ke suatu tempat, lebih baik kita sadari karena orang lain sebenarnya tidak peduli seberapa hebat apa yang kita pikirkan dan kita lakukan….maka benar atau tidak sebenarnya hanya ada dalam diri kita sendiri yang pokok tidak menyakiti dan merugikan orang lain”.

Dul :” tapi aku tidak pernah menyakiti atau merugikan kamu tho Nul…”.

Tinul :” akan menyakiti dan merugikan aku kalau kopinya tidak segera kamu buat….”.

Dul :” mbok sekali-kali kamu yang buat Nul…ga apa wis kebenaran ada pada kamu…aku biar penuh kesalahan…ya Nul “.

Tinul :” lha pasti i ya Dul…kalau aku tolak permintaanmu nanti kesalahan ada padaku..”.

Dul :” hhhhhh…..”

Met pagi… semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Kamis, 27 Juni 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani