July 13, 2024

Cerpen Renungan: Menjaga Sikap Pada Orang Lain

[Parokiminomartani] – ¬†Gombloh pagi-pagi sudah di dapur membereskan perabotan supaya nanti bisa langsung dipakai masak. ” kalau sudah siap seperti ini kan enak jadi nanti bisa langsung dipakai masak…” Gombloh berbicara sendiri.

Tinul yang baru masuk dapur dengar apa yang dikatakan Gombloh langsung menyahut :” biasanya juga aku bereskan kok Mbloh hanya kemarin aja sedikit capek jadi ga sempat aku bereskan….”.

Gombloh :” eiiit…jangan salah paham Nul … aku tidak menyalahkan kamu… aku hanya biacara pada diri sendiri…”.

Tinul ;” aku kira ngomong sama aku…. lha kan sehari-harinya aku yang di dapur…. tapi kok tumben kamu beres-beres dapur..”.

Gombloh :” ya niatnya hanya bantu aja sih Nul… Lha tadi waktu lewat kok berantakan berkakasnya jadi ya pingin bereskan aja …kalau beres kan enah dilihat dan nanti kalau mau dipakai sudah siap…”.

Tinul :” kamu senang ya Mbloh kalau dapurnya kelihatan rapi dan bersih…”.

Gombloh :” ya pasti senanglah Nul… kamu kan juga pasti senang..”.

Tinul :” kalau itu ga usah kamu tanyakan lagi…. jadi emang benar ya Mbloh… sekalipun kita berhasil menjaga sikap dan perilaku baik terhadap orang lain, kita seharus tetap selalu sadar bahwa segala sikap dan perilaku baik pada orang lain adalah keinginan yang ada dalam hati untuk dilakukan pada diri kita sendiri….”.

Gombloh :” tapi kan yang akan pakai kamu Nul…aaku hanya sekedar bantu bereskan aja…”.

Tinul :” bener Mbloh… karena ini peristiwa yang istimewa… eman-eman kalau jadi berantakan lagi, pagi ini beli lauk aja ga usah masak… dan sekalian kamu yang beli ya Mbloh…”.

Gombloh :” kok aku Nul…”.

Tinul :” kalau berbuat baik itu harus total Mbloh… jangan nanggung atau separoh-separoh…”.

Gombloh :” beri hati masih minta ampela… mana uangnya ”

Met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Rabu, 27 Februari 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani