April 22, 2024

Cerpen Renungan: Menunda

[Parokiminomartani] – Tinul kalau menjemur baju itu selalu rapi agar nanti kalau pas kering baju itu sudah tidak terlalu kusut. Maka satu persatu baju dijemur dengan menggunakan hanger dan direntangkan dengan rapi. ” waaah kalau cara jemur kamu seperti itu pasti aku ga perlu setrika bajuku lagi Nul….wis rapi kalau kering nanti ” komemtar si Dul yang lihat cara Tinul menjemur baju yang baru selesai dicuci

Tinul :” hhhhh… ngirit Dul….jadi kalau nanti kering sudah rapi kan yang disetrika tidak banyak Dul … baju yang untuk harian yang ga perlu disetrika…”.

Dul :” woooo bener juga Nul…lha aku kalau jemur itu asal kering aja je…nanti dihaluskan dengan di stletrika…”.

Tinul langsung menyahut :” padahal kamu malas ya kalau setrika baju…”.

Dul senyum malu :” hhhhhhh…tahu aja Nul…”.

Tinul :” ya tahu lah Dul…itu di samping meja setrika bajunya siapa yang menumpuk segitu…”.

Dul sambil meremas remas jarinya sendiri :” hhhhhhh…bajuku sih Nul…”

Tinul :” kebiasaan itu Dul…jangan hanya kalau kita perlu baru disetrika Dul…segala sesuatu meskipun itu pekerjaan yang sederhana dan mungkin juga tidak berharga kalau kita lakukan dengan sungguh dan ketulusan hati hasilnya pasti akan memberikan kelegaan di hati….”.

Dul langsung menyahut :” meski hanya sekedar sertika ya Nul….”.

Tinul :” Dul…kalau kamu setrika dengan tidak buru-buru selain hasilnya baik kamu juga akan tahu keadaan baju yang akan kamu pakai..masih baik atau tidak…ada yang rusak atau tidak…bukan grusa-grusu setrika kamu mau dipakai bajunya…hasilnya ga baik Dul…”.

Dul :” hhhhhh…malah tambah males je kalau sudah menumpuk seperti itu…”

Tinul :” ya iyalah…wis sini bajumu tak jemurnya…kamu setrika semua.baju yang numpuk itu…biar ga buat mata ini kotor melihatnya…”.

Dul :” hmmmm…kalau kamu aja yang setrika aku yang jemur baju piye Nul…”.

Tinul :”hmmmmm…ide kamu baik Dul…tapi lebih baik lagi kalau kamu buruan setrika sana…..itu lama-lama malah kotor lagi bajunya….sanaaaaaa…”

Met pagi…..semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Jumat, 18 Oktober 2019, Romo Andita)

Paroki Minomartani