April 22, 2024

Cerpen Renungan: Cerita Tentang Sepatu dan Filosofinya

[Parokiminomartani.com] – Pulang dari belanja di warung sayur, Tinul selalu membawa cerita yang menarik baginya tapi mungkin tidak menarik bagi Si Dul. “Kalau sudah senyum-senyum seperti ini pasti ada sesuatu yang mau diceritakan,” sapa Si Dul pada Tinul yang baru datang.

Tinul : “Hhhhhhh … seperti Mbah dukun aja kamu  Dul … tahu sebelum terjadi.”

Dul: “Bukan seperti Mbah dukun Nul … tapi karena sudah menjadi kebiasaan kamu … setiap pulang dari beli sayur pasti ada cerita yang mau kamu katakan tho … wis ada cerita apa?”

Tinul: “Wkwkwkwk … gene kepo juga … tadi cerita soal sepatu Dul.”

Dul: “Wweeeeh kok tumben ibu-ibu ngosip soal sepatu … piye Nul ceritane … menarik Iki.”

Tinul: “Tadi itu gara-garanya anak ibu sesepuh kampung pakai sepatu merk luar negeri … katanya sepatu saja bisa meningkatkan derajat yang memakainya.”

Dul: “Maksude piye itu?”

Tinul : “Katanya sih semakin ber-merk sepatunya semakin tinggi  derajatnya apalagi merk luar negeri … njuk ibu sesepuh kita menunjukkan sepatu anaknya.”

Dul: “Njuk ibu-ibu pasti pada manyun ya bibirnya … hhhh ono-ono wae … lha sepatunya sendiri tidak ada yang merasa direndahkan satu dengan yang lain, sekaligus tidak merasa lebih tinggi satu dari yang lainnya. Mereka berjalan untuk satu tujuan yang sama.”

Tinul: “Iya ya Dul … sepatu sebelah kanan saat di atas tidak merasa lebih tinggi dibanding sepatu yang sebelah kiri … mereka bergantian juga tidak masalah.”

Dul: “Lha ya itu Nul … kalau sepatu bisa menaikkan derajat manusia … bagaimana derajatku yang selalu pakai sandal jepit?”

Tinul: “Ya derajatmu kejepit Dul … hhhhhh … wis tak masak … Met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Minomartani, 7 Fabruari 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani