April 22, 2024

Cerpen Renungan: Dari Hati yang Baik

[Parokiminomartani] –  Setengah hari si Dul bersih-bersih belakang rumah yang pohon liarnya sudah mulai tumbuh tinggi. Sambil istirahat tiduran di balai-balai bambu samping rumah si Dul menikmati alunan gending jawa yang diputar oleh tetangga sebelah ” hmmmm… nyaman ora perlu beli dan harus keluar uang bisa dengerin gamelan gratis…”. Celoteh si Dul sambil kipas-kipas pakai sobekan kardus..

Tinul yang mendengar kata gratis langsung melonjak keluar :” yang gratis apa Dul…. di mana itu Dul….” tanya Tinul penasaran

Dul :” ya di sinilah yang gratis….”.

Tinul :” mana… njuk gratis apa Dul ”

Dul :” gratis dengerin tembang-tembang jawa kuwi lho…”.

Tinul :” walaaaah tak kira gratis apaan Dul… marai ngantuk nak ngrungokke pakdhe Sarwo memutar tembang-tembang jawa ….lha di dalam rumah saja kalau dengerin lama-lama njuk tidur je Dul.

Dul :” iya Nul… yang aku heran itu kok kalau musik jawa bikin ngantuk tapi kalau musik yang lain kok ga ya ….itu aneh ya”.

Tinul :” ya itu yang selalu tak pikirke… bukan hanya bikin ngantuk tapi kalau mendengarkan itu rasanya di hati damai tentram jadinya yang pasti akan ngantuk karena relaks rasanya…”.

Dul :” iya… ya Nul… coba kalau yang keluar dari mulut kita itu juga seperti musik gamelan …orang mendengarkan apa yang keluar dari mulut kita itu merasa damai tentram gitu …pasti indah hidup ini “.

Tinul :” hhhhhh…. susah kuwi Dul… lha lambe iku sering kali ora iso di cancang je (diikat) … kalau orang hatinya sudah jahat ya pasti bibirnya akan mengeluarkan kata-kata jahat…. kalau dalam hati orang itu baik ya pasti akan keluar kata-kata yang menyejukkan hati… maka yang susah itu nyancang hati Dul dari pada nyancang lambe “.

Dul :” lha sekarang ini aku lagi nyancang lambe Nul…”.

Tinul :” lha kok bisa…”.

Dul :” lha ga ada yang bisa dimakan atau diminum…. kamu keluar juga ga bawa apa-apa..”.

Tinul :” ngomong ora grenegan…sik tak jupukke opo “.

Dul :” es teh krampul manis enak dan seger pastinya Nul…”.

Tinul :” ora nganeh aneh… adanya es teh manis saja ga pakai krampul….”

Met siang ….semoga Tuhan selalu memberkati hidup kita. (Kamis, 28 Maret 2019, Romo Andita)

foto: Maksimus Masan Kian

Paroki Minomartani