April 22, 2024

Cerpen Renungan: Mengawali Dari yang Sederhana

[Parokiminomartani.com] –  Melangkah dengan pasti itu sudah menjadi gaya Gombloh. Pagi ini Gombloh sungguh yakin akan hari yang akan dilalui. “Wah senang aku Mbloh kalau lihat kamu yang begitu semangat memasuki hari,” sapa si Dul yang diam-diam mengamati polah Gombloh.

Gombloh: “Ooooooo…ya harus yakin Mbloh kalau mau mengisi kehidupan ini.”

Dul: “Ya itu Mbloh yang membuat aku kagum dengan kamu … selalu dengan keyakinan yang pasti.”

Gombloh: “Lho harus Dul…kalau ingin menjadi orang besar harus punya keyakinan yang besar … kalau ingin menjadi orang hebat harus punya kemantapan hati yang kuat … kalau ingin jadi orang yang sukses harus punya ketekunan yang kuat.”

Dul: “Harus dengan tindakkan ya tepat juga Mbloh.”

Gombloh: “Benar Dul … sesuatu yang besar tidak akan terwujud jika tidak dengan tindakan yang tepat…maka selalu aku berpikir yang luas Dul…biar tidak ada satupun yang terlewatkan…sampai hal-hal yang terkecil…”.

Dul: “Ga sanggup aku berpikir seperti kamu Mbloh…aku tak memikirkan hal yang kecil-kecil saja Mbloh yang kira-kira bisa aku lakukan…”.

Gombloh: “Tepat itu Dul…segala sesuatu selalu diawali dari hal-hal kecil dan sederhana…maka jangan mudah mengabaikan hal-hal kecil dan sederhana karena justru dari hal-hal kecil yang sederhana itulah yang akan tumbuh sesuatu yang besar…”.

Dul :” jadi harus sungguh mengawali hal-hal yang kecil dan sederhana ya Mbloh…baru kita bisa melangkah ke hal-hal yang lebih besar…”.

Gombloh :” benar Dul…kalau hal kecil terlewatkan pasti ga mungkin kita bisa meraih yang besar….setialah dan tekunilah hal-hal yang kecil dan sederhana Dul…”.

Dul :” tepat katamu Mbloh…tapi aku lihat ajari ini kamu tidak dapat meraih hal yang besar…”.

Gombloh :” eeeeeeh ngawur kamu Dul…pasti lah dapat aku raih segala sesuatu aku perhatikan lho Dul bahkan sampai hal yang paling kecil…”.

Dul :” hhhhh…aku yakin tidak bisa Mbloh…coba lihat ke bawah apa yang kamu pakai…”.

Gombloh melihat kebawah dan ternyata dia belum memakai sepatu kerja masih menggunakan sandal jepit yang dipakai ke kamar mandi ” waaah asem tenan….Sido pra ngantor kalau pakai sandal jepit…”.

Dul:” setia dan tekun pada hal kecil ya Mbloh “. Met pagi….semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Selasa, 16 Oktober 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani