Cerpen Renungan: Mengenal Diri Sendiri

[Parokiminomartani] –  Dul sampai pagi masih tetap dengan kertas dan pensil yang masih ada di tangannya, meski tidak ada sesuatu yang dituliskan atau bahkan dilukiskan. Tinul yang keluar kamar melihat si Dul masih duduk diam kursi makan langsung mendekat :” weeeh sudah jam segini kok belum tidur Dul…buat opo je…” sapa Tinul sambil mendekati si Dul.

Dul :” hmmm… durung ngantuk je Nul…”.

Tinul menengok kertas yang ada di depan si Dul :” lha kok iseh kosong kertas itu…”.

Dul :” hhhh…lha emang ga aku apa-apakan kok Nul…”.

Tinul :” lha kamu pegang pensil untuk apa..”.

Dul menjawab dengan enteng :” ya pegang aja..”.

Tinul mulai semangat bertanya :” weeeh…ini perlu digali lebih dalam…lha pegang pensil depannya ada kertas kosong tetapi tidak berbuat apa-apa….emang kamu mikir apa..”

Dul :” ga mikir apa-apa….”.

Tinul senyum :” oooooo….bearti pikirmanmu kosong ya Dul…lha kertasnya juga kosong “.

Dul langsung menyahut :  “ya gaklah..masak pikiran ku kosong… justru penuh ya pikiranku”.

Tinul senyum :” hhhhhhh….sampai ga tahu ya Dul mau buat apa ya…”.

Dul :” iya je Nul…malah bingung…begitu banyak keinginan yang ada dalam pikiranku malah bingung sampai ga tahu mau buat apa…”.

Tinul :” hhhhhh…ini yang namannya orang tidak kenal diri sendiri….”.

Dul protes :” ngawur kamu Nul… lha aku itu bingung karena ga tahu mana yang harus aku lakukan saat ini je …mencari mana yang paling penting ga ketemu…”.

Tinul :” waaah koyok filsuf wae kamu Dul… Dul… mencati yang tidak ada… gini lho Dul… hidup itu bukan hanya sekedar untuk mencari dan mendapatkan karena kalau hanya mencari, kita tidak akan pernah mendapatkan dan kalau hanya untuk mendapatkan kitapun tidak akan memperolehnya karena kesejatian hidup adalah saat ini kita mengenal dan menerima dengan rasa syukur siapa diri kita saat ini…kalau kamu bisa seperti itu pasti pikiranmu ga penuh…”.

Dul :” iya je rasane kebak banget…”.

Tinul :” sampai ga bisa tidur…”.

Dul :” kalau ga bisa tidur bukan karena banyak yang dipikirkan Nul…tapi karena tadi minum kopi tubruk je…”.

Tinul :” woooo ya selamat menikmati Dul…”

Met pagi….semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Senin, 3 November 2019, Romo Andita)