April 21, 2024

Cerpen Renungan: Pemberian Tuhan yang Istimewa

[Parokiminomartani.com) – Gombloh dengan semangat mengumpulkan barang-barang yang masih baik dan tidak digunakannya lagi. ” Dul… Kasdulah …bisa minta tolong bentar…” teriak Gombloh pada Dul yang masih asyik memberi makan ayam.

Dul :” weeeh…ngopo je Mbloh…”.

Gombloh :” sini bentar…serius iki…arep njaluk tulung je “.

Dul :” apa yang bisa aku lakukan untukmu Mbloh “.

Gombloh :” ora lebay gitu … ada dos besar yang ga dipakai Dul …. mau tak pakai untuk membawa barang-barang ini je”.

Dul :” lho … itu barang mau dibawa ke mana Mbloh …. emang sudah tidak kamu pakai lagi”.

Gombloh :” mau tak kasihkan anak-anak yang berkebetuhan khusus itu lho…”.

Dul :” emang mereka bisa mengunakan barang-barang seperti itu Mbloh…”.

Gombloh :” ya ga tahu …. yang penting dibagikan saja … apakah bisa dipakai atau tidak ya itu urusan nanti Dul ”

Dul :” waaaah lha ini masalahnya Mbloh …. baik memberi tapi akan lebih baik kalau itu sesuai dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya…”.

Gombloh :” lha terus piye….”.

Dul :” ya kalau emang mau memberi ya sesuai dengan kebutuhan mereka Mbloh bukan karena barang-barang itu sudah tidak kamu pakai lagi…”.

Gombloh :” lha pikirku karena barangnya masih baik dan bisa dipakai jadi ya aku sumbangkan saja pada mereka…”.

Dul :” Mbloh …. mereka itu istimewa jadi yang kebutuhannya juga istimewa … ingat Mbloh semua yang ada pada kita adalah istimewa karena GUSTI menghadirikan diri kita dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ada pada diri kita masing-masing sesuai dengan apa yang kita butuhkan … jadi ya berilah dengan tepat seauai dengan keistimewaan mereka…”

Gombloh :” lha terus ini barang mau diapakan Dul … tiwas tak kumpulke je”.

Dul :” masih banyak orang yang membutuhkan batang-barang seperti ini Mbloh …. salah satunya aku … hhhhhhh”.

Gomboloh :” wiiiiiiis …. ujungnya pasti ga enak  … met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Rabu, 31 Oktober 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani