April 25, 2024

Cerpen Renungan: Setiap Langkah Kita Mempunyai Tujuan

[Parokiminomartani.com] –  Tinul yang baru mendapatkan kiriman dari sahabatnya mendekati Si Dul yang lagi duduk menikmati kopi tubruknya. ” Dul lihat yang aku pakai…” sambli Tinul menunjukkan tangan kirinya kepada si Dul.

Dul :” opo je Nul…lha mbok kon delengi tanganmu iki “.

Tinul :” weeeeeh lho yang melingkar di pergelangan tanganku…”

Dul :” ooooooo …. alah… jam tangan tho …. lha gene “.

Tinul :” baru ini Dul….”.

Dul :” baru kok mati gitu Nul…”.

Tinul :” mati piye tho … ini hidup tho … pencet dulu baru muncul jam berapa..”.

Dul :” hmmmmm….arep ngerti jam piro ndadak mencet dhisik ora praktis iku Nul…”.

Tinul :” weeeee … iki yang namanya smartwatch … ini tidak hanya menunjukkan jam Dul … tapi juga bisa menunjukkan detak jantungmu … menunjukkan suhu badanmu … bisa terhubung dengan handphone … bahkan bisa menghitung berapa langkahmu hari ini…”.

Dul :” njuk sing paling penting kan jamnya tho Nul…”.

Tinul :” ya ora mung jam sing penting … lha sekarang aja aku baru lihat berapa langkah yang sudah aku buat hari ini …. jadi tanpa menghitung aku tahu berapa langkah sudah aku buat hari ini nanti…”.

Dul :” njuk ngopo nak wis ngerti berapa langkah “.

Tinul :” lha kan kita jadi tahu kalau kita sudah memenuhi standar umum … yaitu apakah sudah mencapai 1000 langkah dalam sehari … kalau sudah 1000 langkah berarti kita sudah hidup sehat…”.

Dul :” oooooo …. jadi terus lega kalau sudah bisa seribu langkah ya Nul …. menurut aku sing bukan soal berapa langkah Nul tapi harus disadari juga kalau setiap langkah yang di kita buat pasti mempunyai satu tujuan. Namun tidak semua langkah yang kita buat itu membetikan kelegaan dan kenyamanan dalam hidup kita … hanya langkah yang digerakkan oleh rasa dan dorongan yang ada dalam hati kitalah yang akan memberikan kelegaan dan kenyamanan dalam hidup kita…”.

Tinul :” lha kalau itu pasti Dul…”.

Dul :” ya jalau mau pasti lagi … besok minta kiriman lagi sama temanmu biar aku juga punya kepastian berapa langkah yang sudah aku buat dalam sehari…”.

Tinul :” intinya pengen juga Dul…”.

Dul :” berbagi kebahagiaan itu lebih mulia dikata GUSTI Nul…”.

Tinul :” bener Dul … termasuk berbagi kopi pagi ini ya Dul ” sambil Tinul nyrutup kopi tubruk si Dul …. met pagi …. semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Kamis, 1 November 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani