April 25, 2024

Cerpen Renungan: Persoalan Selalu Tak Berakhir

[Parokiminomatani.com] – Meski sesibuk apapun di pagi hari Si Dul masih sempat untuk membawa sesuatu kepada orang yang mengambil sampah keliling kampung. Sambil berjalan pulang memasuk halaman rumah Si Dul berdendang lagu yang tenar pada tahun 80 an.”Kusadar hidup ini hanya sebentar untuk apa putus asa dan buang waktu saja.”

Mendengar nyanyian Si Dul, Tinul langsung menyahut, ikut bernyanyi, “Bukankah setiap orang punya problema yang harus kita lalui dengan hati yang tabah.”

Dul: “Hhhhhhhh … apal juga tho Nul dengan lagu jadul gini.”

Tinul: “Eit jangan heran Dul … meski lagu jadul tapi sarat makna lho Dul … maknanya itu yang buat aku masih tetap ingat dan hafal menyanyikannya.”

Dul: “Ini yang dinamakan seni sarat makna … bukan asal rame-rame ga jelas.”

Tinul: “Benar itu Dul … biasanya sebuah lagu akan sungguh diingat dan hafal untuk menyanyikan karena terkait dengan suatu peristiwa dalam perjalanan kehidupan.”

Tinul: “Terus peristiwa apa Dul yang kamu alami sampai nyanyinya dengan sepenuh hati gitu.”

Dul: “Bukan persoalan Nul … tapi hanya senang aja dengan liriknya … mengingatkan untuk selalu bersemangat dalam hidup ini … meski akan ada selalu persoalan di depan kita.”

Tinul: “Itu yang pas Dul … karena akan lebih melegakan  dan membahagiakan bagi kita untuk bisa menerima persoalan yang kita hadapi dengan hati yang ikhlas karena sebenarnya tidak ada persoalan yang sungguh bisa kita selesaikan dengan tuntas. Setiap persoalan selalu akan melahirkan persoalan baru saat kita mencoba menyelesaikan.”

Dul: “Benar Nul  … tapi kalau tidak berhenti omong akan ada persoalan besar lho di rumah kita.”

Tinul: “Weeeeeh persoalan opo Dul?”

Dul: “Persoalan perut Nul … lha kamu sudah buat sarapan apa belum?”

Tinul: “Ooooooo iyo … sory … sory …. Met pagi … semoga Tuhan memberkati hidup dan karya kita. (Jumat, 7 September 2018, Romo Andita)

Paroki Minomartani